Mojowarno, 06 Mei 2026 – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermades) Kabupaten Rembang dan Dinas PUmenerjunkan tim untuk melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Desa Mojowarno, Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang. Agenda ini menyasar proyek pengaspalan jalan desa yang berlokasi di Dukuh Samben, wilayah RW 03.
Proyek infrastruktur jalan yang menjadi objek pemeriksaan tersebut dibiayai melalui program Bantuan Keuangan Provinsi (Banprov) Jawa Tengah Tahun Anggaran 2026 dengan total nilai anggaran mencapai Rp150.000.000.
Dalam kegiatan ini, Tim Monev Dinas PU dan Dinpermades Rembang melakukan pengecekan fisik secara mendetail, mulai dari pengukuran panjang dan lebar jalan, pemeriksaan ketebalan hamparan aspal, hingga kesesuaian administrasi laporan pertanggungjawaban dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Langkah ini krusial untuk memastikan bahwa dana bantuan eksternal tersebut dikelola secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan standar teknis yang ditetapkan.
Perwakilan dari Tim Monev Dinpermades Kabupaten Rembang menegaskan bahwa tertib volume dan tertib administrasi adalah kunci utama keberhasilan serapan anggaran Banprov.
"Kami turun langsung ke Dukuh Samben untuk memastikan kualitas pengerjaan fisik aspal jalan ini benar-benar sesuai spesifikasi. Dengan anggaran 150 juta dari Banprov Jateng ini, aspek kemanfaatan bagi masyarakat harus optimal. Hasil pantauan hari ini menunjukkan progres yang sangat baik dan struktur aspal sudah memenuhi standar mutu yang ditentukan," jelas Alfian, perwakilan Tim Monev PU Rembang di lokasi proyek.
Respons Positif dan Harapan Warga Samben
Kehadiran jalan aspal baru di wilayah RW 03 Dukuh Samben ini memicu antusiasme tinggi dari warga setempat. Akses jalan yang semula berlubang dan kerap menyulitkan mobilitas, kini telah berubah menjadi jalur transportasi yang mulus dan nyaman.
Ibu Sumiati (42), salah seorang warga yang tinggal di area RW 03 Dukuh Samben, menyatakan rasa syukur yang mendalam saat menyaksikan tim dari kabupaten melakukan evaluasi jalan di depan rumahnya.
"Kondisi jalan kene (sini) rumiyin (dulu) niku rusak parah, Mas. Menawi jawah (kalau hujan) becek banget, bocah-bocah sekolah kalih warga sing badhe teng sabin (sawah) sering kesusahan. Alhamdulillah, sakmenika (sekarang) sampun dialusake ngangge aspal berkat bantuan saking Provinsi. Kulo lan warga mriki matur nuwun sanget, sakmenika aktivitas rinten dalu (siang malam) dados lancar lan mboten kuwatir nggeledag (jatuh) malih," ungkap Sumiati penuh haru.
Pemerintah Desa Mojowarno bersama tokoh masyarakat RW 03 berkomitmen akan segera menindaklanjuti rekomendasi hasil Monev Dinpermades, termasuk mengedukasi warga agar bersama-sama menjaga sistem drainase di sekitar jalan agar aspal tidak mudah tergenang air dan memiliki usia pakai yang panjang.[R]