Logo Desa

Desa Mojowarno

Kabupaten Rembang
Provinsi Jawa Tengah

Loading

PAKDE MONO

Perayaan

Hari Kebangkitan Nasional

  • Hari
  • Jam
  • Menit
  • Detik
Info
BREAKING News : PAKDE Mono, Solusi pelayanan anda di mana saja. nikmati kemudahan pelayanan desa dengan PAKDE Mono, untuk mengajukan beragam surat penting melalui gawai dan gadget langsung dari rumah. cukup 1 anda sudah terlayani sesuai jam kerja berlaku. BREAKING News : Nikmati Layanan Capil di Desa dengan PECEL LELE, memberikan layanan kependudukan lebih dekat di kantor Pemerintah Desa Mojowarno

Berita Desa

[KBR|Warita Desa] Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA) mengritik kebijakan pemerintah yang hendak menaikkan kuota impor garam dari 2,7 juta ton tahun 2019 menjadi 2,9 juta ton tahun 2020.

Menurut Sekjen KIARA Susan Herawati, sampai sekarang kualitas garam lokal umumnya memang belum bisa memenuhi kebutuhan industri. Namun, pemerintah tak kunjung bertindak untuk mengatasi masalah tersebut.

"Setiap tahun kita tahu masalahnya itu ya. Tapi di dalam anggaran belanja negara itu nggak ada itikad baik ke sana, untuk memperbaiki, mendorong supaya garam rakyat ini bisa naik sampai 97 persen NaCl-nya," kata Susan saat dihubungi KBR, Jumat (10/1/2020).

Menurut Susan, masalah sektor pergaraman ini terus terjadi karena tak adanya political will dari pemerintah, bukan karena kurangnya teknologi.

Ia juga menyoroti masalah data garam pemerintah yang kerap berbeda-beda, hingga menyebabkan kuota impor jadi berlebihan.

KIARA mendesak pemerintah membuat strategi komprehensif untuk mencapai swasembada garam, dengan melibatkan stakeholder termasuk petambak garam.

KIARA pun meminta pemerintah membuat sentra produksi dan koperasi petambak garam, supaya hasil produksinya bisa sesuai dengan kebutuhan pasar dan bisa terserap maksimal.

Harga anjlok terus

KBR,Cirebon - Memasuki musim hujan, petani Garam di Cirebon menjerit. Kondisi ini disebabkan oleh harga jual garam yang terus merosot hingga Rp 70 perkilogram.

Selama musim hujan para petani garam menghentikan proses produksi karena tidak ada panas matahari.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim hujan, banyak petani garam beralih profesi diantaranya menjadi petani bawang, tukang bangunan, bekerja serabutan, bahkan ada yang merantau.

Turunnya harga garam dan penghentian proses produksi terjadi sejak akhir November 2019 lalu.

Salah seorang petani garam Desa Rawaurip Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon, Ismail mengatakan, harga garam terus merosot ke titik terendah sejak Juli 2019.

"Sekitar Juli 2019 lalu harga jual ke tengkulak di lahan Rp700 perkilogram. Terus turun sampai Rp70 per kilogram di bulan November 2019," katanya, Selasa, 7/01/2020.

Rendahnya harga garam membuat ratusan petani menumpuk hasil panen di gudang, karena harga jual membuat mereka rugi.

"Satu petani saja di gudang rata-rata ada 100 ton, di Kabupaten Cirebon sendiri ada sekitar 700 sampai 800 petani garam yang tidak menjual hasil panennya," imbuhnya.

Ia berharap, pemerintah membuat regulasi mengenai harga garam agar harga garam stabil dan tidak dipermainkan oleh tengkulak.

"Kalau untuk harga kita petani inginnya pemerintah membuat standarisasi harga, karena selama ini harga garam tidak ada standarisasinya. Ini yang membuat tengkulak bermain," ujarnya.

Ia juga meminta pemerintah menghentikan impor garam, karena petani garam Cirebon sanggup memproduksi garam berkualitas jika mendapat bantuan geo membran dari pemerintah.

"Di sini banyak garam tapi impor tetap masuk, dengan alasan garam dari petani tidak bisa untuk industri. Sebenarnya petani sanggup memproduksi garam yang kualitasnya masuk industri asalkan mendapat bantuan geo membran dari pemerintah. Karena petani di sini sudah lama tidak mendapat bantuan geo membran," kata Ismail.

Oleh : Astri Septiani, Frans Mokalu, Adi Ahdiat
Editor: Agus Luqman

Rubrik Berita ini, adalah hasil kerjasama website desa mojowarno dengan jaringan berita KBR68H Jakarta, yang dipublikasikan secara merata di seluruh Indonesai. Sehingga isi dan konten yang ada, sepenuhnya menjadi tanggung jawab dari KBR68H.

Desa

885

Laki-laki

Laki-laki 885 penduduk

876

Perempuan

Perempuan 876 penduduk

1,761

JUMLAH

0

BELUM MENGISI

1,761

TOTAL

TOTAL 1,761 penduduk

SMART INSIGHT

Total

1,761

Jiwa


Data Per 07 Mei 2026
Produktif

70.2%

1,237 Jiwa


Persentase dari total penduduk
Lansia

11.1%

195 Jiwa


Perlu perhatian khusus
Tumbuh

+1

Jiwa (Bulan Ini)


Pertambahan sebesar 1 jiwa

PERKEMBANGAN PENDUDUK (2 BULAN TERAKHIR)

KATEGORI BULAN INI
01 May - 31 May 2026
BULAN LALU
01 Apr - 30 Apr 2026
PERUBAHAN
Kelahiran 0 0 0
Kematian 0 1 (Lihat) -1 ↘
Masuk 1 (Lihat) 3 (Lihat) -2 ↘
Pindah 0 0 0
Total Pertumbuhan +1 +2 -1 ↘

INSIGHT CEPAT

Pertumbuhan penduduk bulan ini tercatat Pertambahan sebesar 1 jiwa, turun 1 jiwa dari bulan lalu.
Terdapat 0 kelahiran baru, menunjukkan regenerasi penduduk yang perlu diperhatikan.
Dominasi usia produktif sebesar 70.2% merupakan potensi besar bagi tenaga kerja lokal dan pengembangan ekonomi desa.
Populasi lansia mencapai 11.1% (195 jiwa), memerlukan perhatian lebih pada program jaminan kesehatan sosial.
Aktivitas administrasi mencatat 1 dokumen pelayanan surat pada bulan ini.

PERKEMBANGAN PENDUDUK

DISTRIBUSI USIA

Layanan
Mandiri

Hubungi Pemerintah Desa untuk mendapatkan PIN

Pemerintah Desa

Kepala Desa

SUMANTO

Tidak Ada di Kantor

Sekretaris Desa

SUMADI

Tidak Ada di Kantor

Kepala Seksi Kesejahteraan

FAHRURROHIM

Tidak Ada di Kantor

Kepala Urusan Keuangan

SUCIATI

Tidak Ada di Kantor

Kepala Seksi Pemerintahan

DEWI SUPRASTININGRUM

Tidak Ada di Kantor

Kepala Seksi Pelayanan

SITI ARFIANA WATI

Tidak Ada di Kantor

Kepala Dusun Cering

AMALIA NUR HIDAYATI

Tidak Ada di Kantor

Kepala Dusun Mojo

SUMARDI

Tidak Ada di Kantor

Kepala Dusun Samben

SUTRISNO

Tidak Ada di Kantor
Cuaca
Gagal menampilkan data.

Sumber : BMKG | Tema DeNava

Informasi Gempa
Gagal menampilkan data.

Sumber : BMKG | Tema DeNava

Statistik Pengunjung
Hari ini : 478
Kemarin : 781
Total Pengunjung : 1.481.791
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.217.128
Browser : Mozilla 5.0
Tema Pro : DeNava v204.15
Cuaca
Gagal menampilkan data.

Sumber : BMKG | Tema DeNava

Informasi Gempa
Gagal menampilkan data.

Sumber : BMKG | Tema DeNava

Statistik Pengunjung
Hari ini : 478
Kemarin : 781
Total Pengunjung : 1.481.791
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 216.73.217.128
Browser : Mozilla 5.0
Tema Pro : DeNava v204.15

Transparansi Anggaran

APBDes 2025 Pelaksanaan

Pendapatan

Realisasi | Anggaran

Rp. 1.627.626.588,00 Rp. 1.648.277.200,00

99%

Belanja

Realisasi | Anggaran

Rp. 1.604.872.879,00 Rp. 1.649.464.685,00

97%

Pembiayaan

Realisasi | Anggaran

Rp. -179.273.820,00 Rp. -159.271.240,00

0%

APBDes 2025 Pendapatan

Dana Desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 1.053.618.000,00 Rp. 1.053.618.000,00

100%

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

Realisasi | Anggaran

Rp. 40.290.800,00 Rp. 40.290.800,00

100%

Alokasi Dana desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 375.744.483,00 Rp. 397.497.000,00

95%

Bantuan Keuangan Provinsi

Realisasi | Anggaran

Rp. 150.000.000,00 Rp. 150.000.000,00

100%

Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah

Realisasi | Anggaran

Rp. 7.973.305,00 Rp. 6.871.400,00

116%

APBDes 2025 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 480.790.349,00 Rp. 519.829.230,00

92%

Bidang Pelaksanaan Pembangunan desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 939.775.940,00 Rp. 945.309.260,00

99%

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 111.550.000,00 Rp. 111.569.505,00

100%

Bidang Pemberdayaan Masyarakat desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 38.534.690,00 Rp. 38.534.790,00

100%

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak desa

Realisasi | Anggaran

Rp. 34.221.900,00 Rp. 34.221.900,00

100%
Pemerintah Desa

SUMANTO

Kepala Desa


Tidak Ada di Kantor

SUMADI

Sekretaris Desa
Tidak Ada di Kantor

FAHRURROHIM

Kepala Seksi Kesejahteraan
Tidak Ada di Kantor

SUCIATI

Kepala Urusan Keuangan
Tidak Ada di Kantor

DEWI SUPRASTININGRUM

Kepala Seksi Pemerintahan
Tidak Ada di Kantor

SITI ARFIANA WATI

Kepala Seksi Pelayanan
Tidak Ada di Kantor

AMALIA NUR HIDAYATI

Kepala Dusun Cering
Tidak Ada di Kantor

SUMARDI

Kepala Dusun Mojo
Tidak Ada di Kantor

SUTRISNO

Kepala Dusun Samben
Tidak Ada di Kantor