Mojowarno : Siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Mojowarno, Desa Mojowarno, tampak antusias mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan memanfaatkan Interactive Flat Panel (IFP) sebagai media pembelajaran digital. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman sekolah SDN 1 Mojowarno dan menjadi pembuka aktivitas belajar pada hari pertama masuk sekolah setelah liburan panjang.
Penggunaan layar interaktif pembelajaran (IFP) ini merupakan hasil dari bantuan Pemerintah Indonesia yang diterima oleh SDN 1 Mojowarno pada akhir Oktober 2025. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi sarana pendukung pembelajaran berbasis digital yang selaras dengan perkembangan teknologi pendidikan saat ini.
Kepala SDN 1 Mojowarno, Lasmin, menyampaikan bahwa pemanfaatan IFP memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran di sekolah. Menurutnya, media pembelajaran interaktif ini mampu meningkatkan minat dan semangat belajar siswa sekaligus mendorong guru untuk lebih kreatif dan inovatif.
“Penggunaan IFP ini menjadi pemicu semangat belajar siswa. Mereka lebih aktif dan tertarik mengikuti pembelajaran. Di sisi lain, para guru juga semakin terampil dalam menerapkan digitalisasi pembelajaran di kelas,” ujar Lasmin.
Ia juga menambahkan bahwa perkembangan teknologi yang semakin modern dan serba digital menuntut tenaga pendidik untuk terus belajar dan beradaptasi. Keberadaan IFP secara tidak langsung “memaksa” guru untuk meningkatkan kompetensi dan menyesuaikan metode pembelajaran dengan tuntutan zaman.
“Perkembangan dunia pendidikan tidak bisa dihindari. Guru harus terus belajar, beradaptasi, dan mengikuti kemajuan teknologi agar pembelajaran tetap relevan dan berkualitas,” tambahnya.
Melalui pemanfaatan layar interaktif pembelajaran (IFP), SDN 1 Mojowarno berharap dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, interaktif, dan efektif, sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan di era digital.[]