Mojowarno : Pemerintah Desa Mojowarno melalui kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) terus berkomitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya balita. Kegiatan posyandu ini diikuti oleh balita yang berasal dari tiga dukuhan, yakni Dukuh Cering, Dukuh Mojo, dan Dukuh Samben.
Pelaksanaan Posyandu ILP 6 SPM dilakukan secara bergilir dan terjadwal setiap bulan pada tanggal 11 hingga 13, dengan waktu pelaksanaan yang berbeda di masing-masing dukuhan. Hal ini bertujuan agar seluruh balita dapat terlayani secara optimal dan merata.
Kegiatan posyandu dilaksanakan oleh kader-kader Posyandu Tri Bina, yang meliputi Bina Balita, Bina Keluarga Balita, dan Bina Keluarga Lansia, serta didampingi oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Kaliori dan Bidan Desa. Kehadiran tenaga kesehatan tersebut memastikan pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar dan prosedur yang ditetapkan.
Adapun lokasi pelaksanaan kegiatan Posyandu ILP 6 SPM di Desa Mojowarno meliputi Posyandu Puspita Rini 1 yang bertempat di Balai Dusun Cering, Posyandu Puspita Rini 2 dan 3 yang dilaksanakan di Balai Desa Mojowarno, serta Posyandu Puspita Rini 4 yang bertempat di Gedung Posyandu Dukuh Samben.
Dalam kegiatan tersebut, balita mendapatkan berbagai layanan kesehatan, antara lain penimbangan berat badan, pemeriksaan kesehatan, konsultasi kesehatan, serta kegiatan pendukung lainnya yang merupakan bagian dari 6 Standar Pelayanan Minimal di tingkat desa. Layanan ini bertujuan untuk memantau tumbuh kembang balita sekaligus sebagai upaya pencegahan dini terhadap masalah kesehatan.
Salah satu kader Posyandu menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting bagi kesehatan balita.
“Melalui Posyandu ILP 6 SPM, kami berharap kesehatan dan tumbuh kembang balita di Desa Mojowarno dapat terpantau dengan baik, serta orang tua semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan Posyandu ILP 6 SPM secara rutin, Pemerintah Desa Mojowarno berharap pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat dapat semakin optimal dan berkontribusi pada terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas.[]